Video Projects

Sudah jarang menulis sekarang. Mungkin tenaga saya habis untuk menulis esai tugas kuliah. Syukurnya saya menemukan keasyikan kreatif lain yakni video making. Awalnya iseng utak atik aplikasi kamera dan kemudian berlanjut utak atik aplikasi di komputer.

Hasilnya? Tidak jelek. Prinsip saya selalu sama; tidak mau direpotkan oleh teknikaliti yang berbelit-belit.

Video pertama ini saya buat untuk PPIA ACT. Awalnya saya tidak berniat untuk merekam video. Di tengah jalan, tiba-tiba soundtrack Game of Thrones berputar di kepala saya ketika melihat lokasi paintball. Tidak banyak adegan yang diambil, namun lumayanlah.

Video kedua saya ambil untuk PPIA ACT juga. Ini adalah acara OlymPPIA 2015 yang bertempat di Wollongong University. Kalau untuk ini, saya sejak awal memang ditugaskan sebagai bagian dokumentasi. Karena tidak punya kamera senditri, saya meminjam kamera beberapa kawan yang juga ikut berangkat ke Wollongong. Ditengah jalan malah keasyikan dokumentasi foto. Baru di hari kedua pertandingan saya mulai rekam video dengan iPhone saya. Hasilnya? Lumayan dramatis dengan memaksimalkan effect slow motion (ini karena malas dan tak banyak adegan yang diambil). Tim PPIA ACT sendiri menjadi juara tiga, namun untuk dokumentasi video, hmmm… juara satu lah. Soundtrack yang saya gunakan adalah The World’s Greatest dari R. Kelly. Untuk suasana pertandingan dan kompetisi ala olimpiade, lagu ini memang menambah suasana kebanggan (apapun hasil pertandingannya hehe).

Video ketiga ini saya ambil baru-baru saja di Canberra. Ketika dua hal terjadi sekaligus: hujan dan daun yang menguning. 


Kalau dirunut ke belakang, video pertama saya sebenarnya adalah video iseng yang saya rekam bersama dua rekan office boy ketika outing kantor beberapa tahun lalu. Semacam lagu lip-sync Mama Papa Larang-nya Judika. Yang pertama ini tidak ada proses editing sama sekali. Saya merekam satu take dibantu oleh Mas Makruf sebagai model dadakan dan Mas Rofik sebagai sound-man. Hasilnya nauzubillah, tapi Mas Makruf katanya sempat jadi terkenal sesaat setelah videonya disebar ke kampung dan teman-teman OB lainnya di komplek.

Testimoni dari penonton teman Mas Makruf:

“Suarane gemrubug angine kang caapung..hehe,,tp keren narsise…wkwkwk”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s